Samuel Eksha – 2024 Scholar

Samuel Eksha

Kedokteran

Universitas Airlangga

Magetan, Jawa Tengah

Samuel memiliki tujuan hidup untuk menjadi pribadi yang bermanfaat dan memberikan dampak positif bagi sesama. Sejak kecil, ia bercita-cita menjadi dokter karena kecintaannya terhadap ilmu biologi, kimia, dan dunia kesehatan. Ketertarikannya semakin berkembang melalui kegiatan Palang Merah Remaja (PMR). Pada Maret 2024, Samuel berhasil diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga melalui jalur prestasi. Kepedulian Samuel terhadap sesama diwujudkan melalui komunitas Gandeng ODGJ, yang ia dirikan bersama teman-temannya pada tahun 2021. Komunitas ini berfokus pada pemberdayaan orang dengan gangguan jiwa melalui edukasi, kunjungan rehabilitasi, dan kegiatan sosial untuk mengurangi stigma masyarakat.

Samuel juga memiliki pengalaman kepemimpinan yang luas. Ia pernah menjabat sebagai Ketua OSIS saat SMP, memimpin ekstrakurikuler PIK-R dan PMR saat SMA, serta menjadi Ketua Forum Anak Kabupaten Magetan periode 2022-2024. Melalui program Peduli Anak, ia bersama timnya mendampingi anak-anak korban kekerasan fisik maupun seksual. Dalam menghadapi konflik organisasi, Samuel menerapkan pendekatan face to face to finish, yaitu mempertemukan pihak-pihak yang berselisih untuk mencari penyelesaian bersama.
Dalam kehidupan rohaninya, Samuel tumbuh dalam keluarga Kristen yang menanamkan nilai kasih, pelayanan, dan iman kepada Tuhan. Kehilangan ayahnya pada tahun 2017 menjadi pengalaman berat yang justru memperkuat imannya. Ayat Filipi 4:6 menjadi pegangan hidupnya untuk selalu berdoa dan bersyukur dalam segala keadaan. Samuel aktif melayani di gereja sebagai sekretaris Pelayanan Kategorial Gerakan Pemuda. Meskipun menghadapi tantangan sebagai kelompok minoritas, ia tetap percaya diri, berprestasi, dan berkontribusi bagi masyarakat.
Samuel berharap mengembangkan jiwa kepemimpinan, serta mewujudkan cita-citanya menjadi dokter yang tidak hanya menyembuhkan penyakit, tetapi juga membawa perubahan positif bagi masyarakat Indonesia.

Mercy Tulaseket – 2024 Scholar

Mercy Tulaseket

Ilmu Keperawatan 🧑🏻‍⚕️

Universitas Indonesia

Lilibooi, Maluku Tengah

Mercy memiliki cita-cita menjadi seorang perawat, terinspirasi dari pengalaman pribadi dan keluarganya dalam menghadapi kesulitan hidup. Ketika adiknya sakit selama lebih dari satu tahun, keluarganya menghadapi tantangan berat akibat mahalnya biaya pengobatan dan transportasi. Namun, melalui doa dan pertolongan tenaga medis yang penuh kasih, adiknya mendapatkan perawatan yang baik. Pengalaman lain ketika seorang perawat dengan tulus membantunya mengurus pemeriksaan kesehatan semakin menguatkan tekad Mercy untuk menekuni bidang keperawatan. Mercy bercita-cita melayani masyarakat melalui rumah sakit, puskesmas, maupun pelayanan kesehatan di rumah. Ia juga ingin memberikan penyuluhan kesehatan, khususnya bagi anak-anak dan lansia, serta membantu mereka yang kesulitan membiayai pengobatan.
Jiwa kepemimpinan Mercy terlihat ketika ia menjabat sebagai ketua OSIS. Ia belajar menghadapi siswa yang sulit diatur melalui pendekatan pribadi, kesabaran, dan komunikasi. Dalam kegiatan kelompok, Mercy juga menunjukkan inisiatif dan tanggung jawab, bahkan ketika harus menghadapi kritik. Perjalanan hidup Mercy tidaklah mudah. Sejak kecil, ia menyaksikan konflik keluarga hingga kehilangan ayahnya saat berusia 13 tahun. Namun, melalui doa dan keteguhan iman, Mercy belajar untuk tetap bersabar, mengampuni, dan tidak menyerah.
Dengan tekad untuk belajar sungguh-sungguh, ia berharap dapat menjadi perawat yang penuh kasih, membantu masyarakat yang membutuhkan, dan menjadi berkat bagi sesama.